Sabtu, 23 November 2013

Benci jadi Cinta


Perkenalkan nama gue Cahya, gue sekolah di SMK Bangun Bangsa. Umurku masih muda kok yaitu 15 tahun. Masuk disekolah SMK itu kemauan orang tua gue jadi waktu awal sekolah agak gak berminat gitu. Gue masuk di kelas X 3, temen satu kelas gue ada Ana, Agus, Isye, Prabowo, Anugerah, Natasya, Melinda, Enda , Setyawanti, Utami, Ayu, Astri, Wati, Setya, Ningsih, Silvia, Anis, Dela, Widya, Rida, Nastiti, Ulva, Monika, Marlysa, Saras, Sidiq, Pratama, Yoga, Fika, Irna, Sari, Floren, Astuti, Eny, Fitri, dan Badai.
Suatu hari, ke 6 cowok itu (Agus, Prabowo, Anugerah, Pratama, Sidiq dan Badai) jalan bareng dan paling depan dari mereka berenam yaitu Badai. Kata temen – temen gue Badai itu cowok paling “kece” di kelas bahkan diseluruh sekolah, banyak juga kakak kelas yang ngefans atau suka sama dia. Menurut gue sih Badai itu orang yang “sok cool, sombong, angkuh, sok kecakepan” padahal menurutku dia biasa aja gak ada bedanya sama temen- temen cowok yang lain.
Hari berikutnya gue dan Silvia (temen SMP) pulang bareng dan waktu kita jalan tiba-tiba Badai menghampiri dan berkata pada Silvia
“Mau nebeng ngak?” ujar Badai
“Kalau lho ngak keberatan gpp sih, kita mau kok” kata Silvia
Dan kita pun diantar sampai halte bus.
Waktu di bus...
            “Lho udah kenal badai?” seru Cahya
“Iya, gua udah lumayan kenal dia, waktu itu aku MOS satu ruang sama dia. Kemaren dia sms aku mau ngajak pulang bareng dan kebetulan juga rumah gua searah sama dia” kata Silvia
            “Ternyata dia lumayan baik ngak sesombong yang gue pikir” seru cahaya
Ke esokan harinya...
Hari ini pelajaran matematika, dan kita disuruh buat kelompok. Ternyata gue satu kelompok sama Badai. Semenjak itu gue jadi kenal baik sama Badai, sering smsan sering maen bareng sampai-sampai gue jadi temen curhatnya dia. Gue jadi tau siapa mantan, orang yang dia suka, sampai keluarganya. Sampai- sampai temen-temen nyebut gue “Kakak Beradik sama Badai”.
Waktu Badai cerita kalau dia suka sama temen satu kelas kita namanya Anis. Anis itu cantik, lumayan pinter, rambutnya panjang, pokoknya perfectlah. Dan gue nyaranin Badai buat jadian sama Anis, Badai pun melakukan saranku dan mereka resmi berpacaran.
Ketika dia cerita hal itu rasanya sih biasa aja tapi ketika mereka jadian rasanya kayak dijatuhi dari lantai 100. Gue pun mulai bertanya-tanya tentang hati gue sama dia apa iya gue suka sama Badai? Apa benci jadi cinta? ...
oleh : Nuraini
#Bersambung ke Part Two

“Gladi Rohani”

Hari itu tepatnya tanggal 3-5 Januari 2013 hari dimana Kami semua telah menerima  raport kelas sepuluh semester satu. Pada saat itu sekolah Kami mengadakan acara Gladi Rohani dan pesertanya adalah murid kelas sepuluh SMK Theresiana Semarang yang diikuti oleh semua program keahlian yang ada (Analis Kesehatan, Farmasi, Farmasi Industri, dan Patiseri). Acara Gladi Rohani dilaksanakan di Bantir, Sumowono, Ambarawa selama 3 hari 2 malam. Sebelum Kami semua berangkat ke Bantir Kami disuruh kumpul terlebih dahulu oleh guru-guru pendamping untuk diberi pembekalan. Kemudian kami diangkut ke sana naik truk polisi.
Diacara Gladi Rohani itu banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dapat memotivasi diri kami semua, tetapi kesan pertama mengikuti acara itu seperti mengikuti kemah. Kami diajarkan untuk mandiri dalam hal apapun dan belajar untuk menjadi orang kecil (makan dan minum seadanya, tidur di papan tanpa ada kasur ). Setiap malamnya Saya selalu kedinginan dan gemetaran menikmati dinginnya udara di Bantir, rasanya pengen cepat-cepat pulang ke rumah.
Dibalik kegiatan Gladi Rohani yang penuh kesan itu banyak sekali kebaikan yang dapat Kami terima, salah satunya adalah belajar mengenali diri sendiri, belajar mengenal sesame, dan belajar mengenal karya dan cinta Tuhan dalam kehidupan.
oleh : Ovilia Cintya D
 #We Are XI 2

Kamis, 21 November 2013

MEMORI...


Sampai nanti aku mati, kukan terbang bersama burung merpati diangkasa menuju langit yang tinggi. Ku harap kau tahu betapa aku meridukanmu sangat membutuhkanmu, selalu ingin bersamamu kini hingga maut yang memisahkan.
Tapi, keadaan tak dapat berkompromi kau tak dapat megerti perasaanku, perasaan yang terlalu terluka dengan goresan ke egoisanmu. Hatiku terpecah berkeping – keping dengan sikapmu yang seolah – olah tak menggapku ada serasa mati rasa.
Sebenarnya aku ingin pergi dari keadaan ini tapi aku tak rela karna kau pernah mengisi hari – hariku  dengan kasih sayangmu dengan ketulusan hatimu. Kau dulu yang membuatku berbunga – bunga dengan seluruh kata manismu, kau selalu ada di setiap aku membutuhkanmu.
Dulu kau selalu medengarkan setiap hembusan nafasku tanpa memperdulikan waktu yang terus berusaha menghantikan kita. Mungkin aku harus melepaskanmu, bila setiap tetesan air mataku yang jatuh dalam genggaman tanganmu hanya kau tampung dalam laci kenanganmu tanpa memikirkan hatiku.
Bisakah kau melihat diriku sejenak?...
Dapatkah kau rasakan darahku berteriak mengingikan dirimu? ...
Betapa sakitya rasa ini kau ludahi semua pemberianku. Menghapus namaku dari laci memorimu
Dan...
Bisakah waktu terulang?...
oleh : Nuraini
 #We Are XI 2

CINTA ?

Tuhan mempertemukan ku dengan mu
Dan...
Mengajariku cara untuk mendapatkan mu
Mengajariku cara untuk mencintai mu
Tapi...
secepat itu juga Tuhan menjauhkan kita
secepat itu juga Tuhan memisahkan kita
dan lupa mengajariku cara untuk melupakan mu
                                                                                                            oleh : Pingkan Crisuta Adriana
 #We Are XI 2

We Are X 3 AnKes \m/

  
Hii guys..
Ini gue dan temen - temen gue waktu kelas sepuluh
Ceritanya sih habis selesai syuting buat film
Sebagai kado dari adek kelas untuk kakak kelasnya
Tiwas semangat syuting
Ternyata....
"Gak jadi ditampilin waktu perpisahan kakak kelas karena filmnya belum selesai di edit" haha


 #We Are X 3 2012/2013
#11 Mei 2013