Kamis, 21 November 2013

MEMORI...


Sampai nanti aku mati, kukan terbang bersama burung merpati diangkasa menuju langit yang tinggi. Ku harap kau tahu betapa aku meridukanmu sangat membutuhkanmu, selalu ingin bersamamu kini hingga maut yang memisahkan.
Tapi, keadaan tak dapat berkompromi kau tak dapat megerti perasaanku, perasaan yang terlalu terluka dengan goresan ke egoisanmu. Hatiku terpecah berkeping – keping dengan sikapmu yang seolah – olah tak menggapku ada serasa mati rasa.
Sebenarnya aku ingin pergi dari keadaan ini tapi aku tak rela karna kau pernah mengisi hari – hariku  dengan kasih sayangmu dengan ketulusan hatimu. Kau dulu yang membuatku berbunga – bunga dengan seluruh kata manismu, kau selalu ada di setiap aku membutuhkanmu.
Dulu kau selalu medengarkan setiap hembusan nafasku tanpa memperdulikan waktu yang terus berusaha menghantikan kita. Mungkin aku harus melepaskanmu, bila setiap tetesan air mataku yang jatuh dalam genggaman tanganmu hanya kau tampung dalam laci kenanganmu tanpa memikirkan hatiku.
Bisakah kau melihat diriku sejenak?...
Dapatkah kau rasakan darahku berteriak mengingikan dirimu? ...
Betapa sakitya rasa ini kau ludahi semua pemberianku. Menghapus namaku dari laci memorimu
Dan...
Bisakah waktu terulang?...
oleh : Nuraini
 #We Are XI 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar