Minggu, 24 April 2016

LAPORAN PRAKTIKUM PARASITOLOGI

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM PARASITOLOGI
IDENTIFIKASI TELUR CACING
Disusun Oleh :
NURAINI
115019


AKADEMI ANALIS KESEHATAN THERESIANA
SEMARANG
2016

IDENTIFIKASI TELUR CACING
1.      Hari, tanggal                     :
Selasa, 15 dan 22 Maret 2016

2.      Tujuan                               :
a.      Mahasiswa mampu melakukan prosedur pemeriksaan identifikasi telur cacing dengan metode natif (langsung), flotasi dan sedimentasi
b.      Mahasiswa mampu mengidentifikasi telur cacing yang terdapat dalam sediaan

3.      Dasar teori                         :
Pemeriksaan feses di maksudkan untuk mengetahui ada tidaknya telur cacing ataupun larva yang infektif. Pemeriksaan feses ini juga di maksudkan untuk mendiagnosa tingkat infeksi cacing parasit usus pada orang yang di periksa fesesnya. Prinsip dasar untuk diagnosis infeksi parasit adalah riwayat yang cermat dari pasien. Teknik diagnostik merupakan salah satu aspek yang penting untuk mengetahui adanya infeksi penyakit cacing, yang dapat ditegakkan dengan cara melacak dan mengenal stadium parasit yang ditemukan. Sebagian besar infeksi dengan parasit berlangsung tanpa gejala atau menimbulkan gejala ringan. Oleh sebab itu pemeriksaan laboratorium sangat dibutuhkan karena diagnosis yang hanya berdasarkan pada gejala klinik kurang dapat dipastikan (Gandahusada, dkk, 2000).
Identifikasi parasit yang tepat memerlukan pengalaman dalam membedakan sifat sebagai spesies, parasit, kista, telur, larva, dan juga memerlukan pengetahuan tentang berbagai bentuk pseudoparasit dan artefak yang mungkin dikira suatu parasit. Identifikasi parasit juga dalam keadaan hidup maupun sediaan yang telah dipulas. Bahan yang akan diperiksa tergantung dari jenis parasitnya, untuk cacing atau protozoa usus maka bahan yang diperiksa adalah tinja atau feses, sedangkan parasit darah dan jaringan dengan cara biopsi, kerokan kulit maupun imunologis. (Kadarsan, 2005)

4.      Sampel                              :          
           a. Konsentrat tinja A
           b.Konsentrat tinja B

5.      Metode                              :
a.       Natif atau langsung
b.      Flotasi atau pengapugan
c.       Sedimentasi atau pengendapan

6.      Alat dan bahan                  : 
- Alat                                          - Bahan
a.       Tabung reaksi                       a.   Larutan NaCl 0,85 %
b.      Kaca benda                          b.   Larutan NaCl jenuh
c.       Kaca penutup                       c.   Larutan eosin 2 %
d.      Rak tabung
e.       Pipet tetes
f.       Mikroskop
g.      Centrifuge
h.      Bengkok
i.        Pengaduk 
j.        Gelas ukur

7.      Prosedur                            :
           a. Metode natif atau langsung
1)      Disiapkan alat dan bahan
2)      Diteteskan 1 tetes konsentrat tinja pada kaca benda bersih dan kering
3)      Ditambah 1 tetes larutan eosin 2%, homogenkan
4)      Ditutup dengan kaca penutup
5)      Diamati pada perbesaran lensa objektif 10 x
           b.Metode flotasi atau pengapungan
1)      Disiapkan alat dan bahan
2)      Dimasukkan 3-4 tetes konsentrat tinja kedalam tabung reaksi
3)      Ditambah larutan NaCl jenuh hingga penuh, sambil dihomogenkan
4)      Ditutup dengan kaca penutup
5)      Ditunggu selama 1 jam
6)      Setalah 1 jam, di angkat kaca penutup tersebut kemudian taruh pada kaca benda yang bersih dan kering
7)      Diamati pada perbesaran lensa objektif 10 x
           c. Metode sedimentasi atau pengendapan
1)      Disiapkan alat dan bahan
2)      Dimasukkan 3-4 tetes konsentrat tinja kedalam tabung reaksi
3)      Ditambah NaCl 0,85 %, ± ¾ tabung dan homogenkan
4)      Dicentrifuge dengan kecepatan 2000 rpm selama 10 menit
5)      Dibuang larutan yang berada diatas endapan
6)      Diambil 1 tetes endapan letakkan di atas kaca benda
7)      Ditutup dengan kaca penutup
8)      Diamati pada perbesaran lensa objektif 10 x

8.      Pengamatan                       :
           a. Metode natif atau langsung, ditemukan                        :
1)      Telur Ascaris lumbricoides fertil corticated
2)      Telur Hook worm
3)      Larva rhabditiform Hook worm
           b.Metode flotasi atau pengapungan, ditemukan   :
-          / tidak ditemukan telur cacing
           c. Metode sedimentasi atau pengendapan
1)      Telur Hook worm
9.      Pembahasan                      :
Pada pemeriksaan identifikasi telur cacing metode natif atau langsung digunakan untuk pemeriksaan secra cepat dan baik untuk infeksi berat, tetapi untuk infeksi ringan sulit. Cara pemeriksaan ini menggunakan larutan eosin 2 %. Penggunaan eosin 2 % bertujuan untuk membedakan telur-telur cacing dengan kotoran disekitarnya.
Adapun kekurangan dan kelebihan dari metode ini         :
Kekurangan           :
1)      Dilakukan hanya untuk infeksi berat
2)      Infeksi ringan sulit dilakukan
Kelebihan  :
1)      Mudah dan cepat untuk pemeriksaan telur cacing semua spesies
2)      Biaya yang diperlukan sedikit
3)      Peralatan yang digunakan sedikit
Pada pemeriksaan identifikasi telur cacing metode flotasi atau pengapungan menggunakan larutan NaCl jenuh. Dapat juga menggunakan larutan gula jenuh. Metode ini didasarkan pada berat jenis telur sehingga telur akan menggapung dan mudah diamati. Metode ini digunakan untuk pemeriksaan feses yang menggandung sedikit telur. Cara kerjanya didasarkan atas berat jenis larutan yang digunakan, sehingga telur cacing terapung dipermukaan dan juga digunakan untuk memisahkan partikel-partikel besar yang terdapat didalam feses.
Adapun kekurangan dan kelebihan dari metode ini         :
           Kekurangan           :
1)      Penggunaan feses yang terlalu banyak dan memerlukan waktu yang lama
2)      Perlu ketelitian tinggi agar telur dipermukaan larutan tidak turun lagi
Kelebihan  :
1)      Dapat digunakan untuk infeksi ringan dan berat
2)      Telur dapat terlihat jelas
Pada pemeriksaan identifikasi telur cacing menggunakan metode ini tidak ditemukan telur cacing, tetapi pada pemeriksaan identifikasi telur cacing dengan sampel yang sama  menggunakan metode sedimentasi ditemukan telur Hook worm.
Faktor-faktor kemungkinan yang dapat mempengaruhi   :
1)      Sampel yang digunakan terlalu sedikit
2)      Larutan NaCl yang digunakan kurang jenuh
3)      Waktu saat menunggu telur menggapung terlalu cepat
4)      Kesalahan saat melakukan prosedur atau saat pemeriksaan
Pada pemeriksaan identifikasi telur cacing metode sedimentasi atau pengapungan menggunakan larutan NaCl 0,85 %. Kemudian dicentrifuge dengan tujuan mengendapkan telur cacing yang ada didalam feses.
Berikut morfologi dari      :
           1)      Telur Ascaris lumbricoides fertil corticated
-          Bentuk oval
-          Dinding terdiri atas 3 lapis, yaitu :
·         Lapisan paling luar yaitu lapisan albumin
·         Lapisan ke dua yaitu hialin
·         Lapisan paling dalam yaitu vitelline
           2)      Telur Hook worm
-          Bentuk oval
-          Dinding 1 lapis
-          Didalamnya merupakan lapisan jernih
-          Bisa berisi larva atau lobus
           3)      Larva rhabditiform Hook worm
-          Ukuran lebih gemuk
-          Pada mulut terlihat membuka

10.  Kesimpulan                       :
Jadi pada pemeriksaan identifikasi telur cacing sampel konsentrat tinja A metode natif atau langsung ditemukan :
1)      Telur Ascaris lumbricoides fertil corticated
2)      Telur Hook worm
3)      Larva rhabditiform Hook worm
Jadi pada pemeriksaan identifikasi telur cacing sampel konsentrat tinja B metode flotasi atau pengapungan, ditemukan :
-          / tidak ditemukan telur cacing
Jadi pada pemeriksaan identifikasi telur cacing sampel konsentrat tinja B metode sedimentasi atau pengendapan
1)      Telur Hook worm

11.  Daftar pustaka                  :
     Gandahusada,dkk. 2000. Parasitologi Kedokteran. Jakarta: FKUI
     Kadarsan, S. 2005. Binatang Parasit. Lembaga Biologi Nasional LIPI: Bogor.
     Prianto, dkk. 2006. Atlas Parasitologi Kedokteraan. Ed VI. Jakarta: Gramedia


Rabu, 20 April 2016

Aku + Kamu = Kita

Awalnya biasa sungguhku tak menyangka dirimu ternyata buatku cinta….
Emmm itu lagu sih tapi bisa menggambarkan isi hati. Iya awalnya gak ada prasangka buruk buat kamu, sekedar kamu ngechat duluan di bbm tanya temen aku. Gak ada niat juga buat deket-deket, tapi kamu sendiri yang mulai deketin dan ngechat duluan, sampai aku off entah dari mana kita saling tau nomor handphone walaupun beda operator tapi kita tetep sms’an kok. “Mbak bro” sapaan dari kamu tapi aku tetep manggil kamu dengan namamu. Isi sms yang humoris ngebuat aku betah lama-lama smsan sama kamu dan mulai penasaran juga sama kamu, gara-gara aku ngeliat kamu sama dia yang sama-sama sayang, jagain, akur, romantis, asik pokoknya banyak deh.
Timbul rasa suka nih ceritanya, tapi gak tau suka beneran apa Cuma suka sesaat. Tiba-tiba kamu sering nawari aku pulang bareng sampai-sampai berangkat pun bareng. Sekitar dua bulan kita deket, kamu nyatain perasaan sama aku, romantis? Enggak
Flat? Iya banget tapi cara ngomongnya bikin lucu kok terus kita jadian deh cie cie
Sampai hari ini kita udah jalan dua tahun, banyak lika-likunya pasti mulai dari gak sependapat masalah kecil sampai besar, putus nyambung, diselingkuhin, diduain ditigain diempatin duhhh ngenes ya, diboongin, dikata-katain, diperhatiin, mikir dirinya sendiri, dimarahin tanpa sebab, jadi sasaran marah-marah masih banyak deh gak bisa dijabarin.
Tapi selalu ada yang bisa bikin kita baikan, nunjukkkin rasa sayang, cinta, perhatian kita, selalu ada aja topik pembahasan mulai dari hal yang gak penting jadi penting. Kita selalu bicarain apa yang kita rasain masing-masing, kita gak pernah nutupin apapun satu sama lain. Karna kita tahu diam itu gak menyelesaikan masalah, lebih baik bicara walaupun berantem tapi habis itu udah selesai gak ada yang perlu dipermasalahkan lagi.
Hal yang paling istimewa selama kita jalan dua tahun, kamu ngasih dua kado terindah yang belum pernah aku milikin. Hadiah ini jadi hadiah paling istimewa selama dua tahun kita bersama. Semoga kita tetap jadi kita. 


Sabtu, 23 Januari 2016

Hitam, Putih ataukah Abu-Abu?

Kita tahu tidak semua orang punya pemikiran yang sama seperti yang kita pikirkan. Ada orang yang sepaham dengan kita ada orang yang sebagian paham dan yang tak sepaham dengan pendapat kita. Tapi kita harus pandai-pandai menilai pendapat seseorang.
Hitam mungkin identik dengan hal yang buruk
Putih identik dengan hal yang baik
Sedangkan Abu-Abu diantara mereka berdua bisa dibilang bermuka dua alias munafik.
Hitam, putih atau abu-abu sebenarnya sama saja tinggal kita memandang dari sebelah mana dan memikirkan kemungkinan yang lain yang tak terduga. 
Tapi ngak semuanya seperti itu mungkin hanya orang-orang tertentu yang bisa memahaminya ada juga yang memandang dari sampulnya aja yang ngak mau tau sebenarnya isinya apa.
Berpikir panjang sblm bertindak itu mungkin lebih smart ;)


Selasa, 01 Desember 2015

Senin, 30 November 2015

gf or just friends?

I thought I could never get jealous of her, but she’s not just your past, she is best for you. In what space of your heart will you put me, if she still occupies it?

Rabu, 25 November 2015

Jumat, 06 November 2015

AAK Theresiana

Akademi Analis Kesehatan Theresiana terletak di Jalan Mayjend Sutoyo 69 Semarang. Ini adalah logo dari AAK Theresina. Terdapat 1 jurusan yaitu Analis Kesehatan.

Hitam, Putih ataukah Abu-Abu?

Walaupun cuma warna sederhana yaitu Hitam dan Putih. Tapi warna ini identik dengan kehidupan kita.
Coming soon cerpen Hitam, Putih ataukah Abu-Abu? 

Nge-Lab with Pak Priyo

Sore yang cerah ini kita Mahasiswa dan Mahasiswi AAK Theresiana khususnya semester 1 nge-lab bareng Pak Priyo. Dia dosen mata kuliah Komputer. Hari ini kita rame-rame buat blog dan ngisi entri bareng-bareng. Dikasih waktu buat ngisi entri minimal 10 kalimat tapi gak tau mau nulis apa. Ya nulis seadanya aja deh. 

Kamis, 03 Juli 2014

LAMUNAN HATI

ni tulisan kita 
Sejak pertama ku lihat dirimu... aku membencimu..
Namun... ternyata ku salah, kini kumulai menyadari bahwa aku menyimpan rasa padamu
Tapi ternyata... kau hanya memberi sejuta harapan
Aku menyesal tapi spertinya penyesalanku sia-sia
Karna aku tetap mencintaimu dan masih saja mencintaimu
Dan aku membuat kesalahan, kesalahan yang tak ingin lupakanmu selamanya
Tapi kemudian aku berfikir, cinta memang tak harus memiliki lebih baik diriku melupakanmu dari pada harus selalu mengingatmu sedangkan kau tak pernah mengingatku.
Aku mencintaimu sangat mencintaimu sayangnya kau tak begitu
Mungkin aku terlalu bodoh tetap mencintaimu wakaupun kau tak pernah membalasnya.
Kau tak pernah tau bagaimana perasaanku? Kau seakan-akan seperti bayangan, namun terkadang kau seperti orang nyata dalam kanvas cintaku..
Aku ingin berhenti mencintaimu, tapi tak pernah bisa
Aku ingin pergi darimu, tapi tak pernah bisa
Aku ingin melupakanmu, tapi lagi-lagi aku tak bisa
Betapa kasihannya diriku ini, maaf aku telah mencintaimu
Lebih dari yang ku kira dan lebih dari yang kau tau
Tak pernah ku merasa sebegini kasihannya, cintaku begitu merana hingga semua kisah ini tak ada hasilnya hanya membuat nilaiku tak pernah tuntas haha
Ooohhh.... tolong aku untuk melupakanmu..



Hasil karya kesuwungan gue, Tiyak, Ami, Arlyne & Yohanna ketika pelajaran matematika kelas 10 karna bosen dengerin pelajaran yah gini deh hehe

Selasa, 13 Mei 2014

Absurd~

Banyak hal yang harus kita tau, banyak hal juga yang kita gak harus tau dan mungkin ada beberapa hal yang akan kita tau setelah tepat waktunya. Tapi kebanyakan hal yang harus kita tau kita anggap angin berlalu. Hal yang kita harusnya tau setelah tepat waktunya, belum saat kita tau tapi kita udah mengerti itu apa dan hal yang seharusnya kita gak harus tau malah jadi hal yg paling kita cari tau sampai sedetail mungkin, saking penasarannya hal itu akan kita coba dengan resiko apapun :)

#jiwajiwapenasaran 
by : Nuraini

Senin, 17 Maret 2014

Ku Nanti Kita Kembali

    Perkenalkan nama gue : Cahya Oktaviani, lahir di Semarang, 9 Oktober 1997. Gue sekolah di SMK Pertiwi, sekarang duduk di kelas XI tepatnya di XI 2. Gue punya temen* yang bisa dibilang temen seperjuangan yaitu Saras, Isye, Adriana, Monica, Marlysa kebetulan kita satu kelas dan kita punya latar belakang agama yang berbeda tapi gak jadi masalah bagi kita.
    Setiap cewek pastinya punya cowok impian, termasuk Cahya cowok impiannya yaitu Badai Pradhana dan impian itu sudah terwujud, kita udah pacaran cukup lama dari kelas X sampai kelas XI ini. Kita dari latar belakang agama yang berbeda dia Kristen dan gue Muslim, tp itu yang membuat kisah  kita spesial dan gak pernah membedakan hal itu. Mungkin dia cinta terbaik gue karna ya you knowlah.
Dia itu cowok kece smart bisa main alat musik jago olahraga. Makanya banyak orang yang ngefans sama dia. Padahal gue gak cantik, gak pinter, gak jago olahraga maen alat musik nyanyi tapi satu kelebihan gue dimata fansnya dia gue bisa ngedapetin Badai.
    Hari ini kakak gue paling gue sayang pulang ke Semarang. Namanya Rizal. Gak sabar banget buat nanti kedatangan dia. Dan pada saat itu gue jalan bareng sama kakak gue sambil kangen2lah namanya juga udah lama gak ketemu.
    Keesokan harinya...
"Cahya gue mau ngomong sebentar sama lho" kata Badai sambil narik tangan cahya
"Iya, kamu mau ngomong apa? Kayaknya serius banget" jawab cahya dengan penasaran
"Gue mau kita putus!" Ujar Badai
"Ha? Lho becandakan" Jawab Cahya
"Enggak, pokoknya gue minta putus!" ujar Badai
"Tapi apa alesannya gue mau denger dulu" kata Cahya
"Lho udah selingkuh!" Kata Badai
"Kenapa lho bisa nuduh gue selingkuh?" Ujar Cahya
"Ni liat!" Kata Badai sambil nunjukkin foto cahya dan Rizal
"Gue bisa jelasin semuanya" jawab Cahya
"Gue gak butuh penjelasan lho, dan gak ada lagi kesempatan ke 2" kata Badai
"Tapiii..tapi..itu" ujar Cahya
"Gak ada tapi2an gue mau kita putus titik" jawab Badai sambil pergi meninggalkan gue
    Semuanya telah usai, alasan yang belum sempat gue jelasin ke dia. Tapi semuanya telah terlanjur. Gak lama kemudian dia balikan sama mantannya namanya Aura cewek paling cantik di sekolah perfect bangetlah.
Gue tau kalau Badai sakit. Gue pengen banget njenguk tapi apa daya gue gak bisa ngelakuin hal itu.
Kondisi gue tiba-tiba drop dan akhirnya harus masuk rumah sakit. Hari itu gue bilang ke Isye, Saras, Adriana, Monica dan Marlysa buat ngasih surat ini ke Badai.
"Guys, gue nitip surat ini ya buat Badai sama Mamah ya" kata Cahya
"Siap, apa sih yang gak kita lakuin buat lho" ujar Monica
"Oke deh, gue mau istirahat dulu ya" kata Cahya
Dan aku tertidur, tidur untuk selamanya mungkin gue gak akan pernah bangun lagi untuk ngelihat indahnya dunia. Gue telah kembali kehadapan sang pencinta, bahagia bersama Tuhan di Surga.
"Ni tan, surat dari Cahya" kata Monic
"Aneh2 aja thu anak, kayak mau kemana aja" kata Mamah Cahya
"Emang kadang2 anak itu aneh2 tan" jawab Monic sambil tertawa
1 minggu kemudian Badai masuk sekolah
"Dan, lho gk ngerasa aneh dengan kita hari ini?" Kata Monica
"Apa yang aneh biasa aja gk ada perubahan" jawab Badai dengan santai
"Lho gak kangen sama Cahya?" kata Adriana
"Ngapain gue kangen sama orang yang udah ngecewain gue, gak penting banget" jawab badai
"Emang lho mutusin Cahya kenapa?" Tanya Isye tiba-tiba
"Dia selingkuh, ni liat!" Kata Badai sambil nunjukkin foto itu
"Ini kan, Cahya sama kak Rizal" jawab Marlysa
"Iya kan dia selingkuh" ujar Badai
"Sembarangan lho kalau ngomong, itu kakanya dia dari Jakarta" kata Saras
"Masak? Beneran? Kenapa Cahya gak pernah cerita" Kata Badai
"Iya beneran sumpah kita gak bohong" kata Saras, Isye, Marlysa, Monica dan Adriana
"Sekarang dimana Cahya?" Ujar Badai
"Ayo gue tunjukkin dimana Cahya berada" kata Isye
"Tunggu dulu gue mau ngasih surat dari Cahya" kata Monic
    Dan dibacalah surat itu..
    To : Badai :) ({})
Makasih buat selama ini kamu udah jagain aku, sayang, cinta, perhatian, milih aku buat jadi bagian dari      hidupmu. Kamu yang terindah dalam hidupku cinta yang gue impiin terwujud :)
Maaf ya aku belum ngasih tau kamu tentang kakak ku yang dari Jakarta, karna kakakku bilangnya tiba2.
Mungkin kamu baca surat ini aku udah jadi bagian dari hidup kamu :)                                  
CAHYA OKTAVIANI
"Apa maksut'y dia bagian dari hidup gue?" Kata Badai
"Nanti lho juga tau kok" kata Isye
    Mereka semua menuju makan Cahya. Mereka ber 5 semenjak itu tau kalau Badai ternyata hanya di buat taruhan sama Aura.
"Mana Cahya?" Kata Badai
"Baca tu" kata Isye
"Dia udah bahagia" kata Monic dan Saras
"Apa? Cahya Oktaviani"" Ujar Badai sambil terbata-bata
"Dan lho harus tau Badai, dia udah nyumbangin kornea matanya buat lho" kata Adriana
"Jadi dia tau kalau gue sakit" kata Badai
"Ya iyalah, sejak kapan Cahya gak tau keadaan lho" kata Marlysa
"Jadi ini kornea mata Cahya?" Kata Badai
"Iyalah, maka'y dia jadi bagian dari tubuh kamu" kata Isye
    Semenjak itu Badai menyadari bahwa dia telah salah paham terhadap Cahya. Dia menyesal karna gak ada di saat Cahya membutuhkan dia. Selalu penyesalan yang datang terakhir.

Rabu, 11 Desember 2013

Siap Dipertemuan Siap juga Dipisahkan

Setelah kejadian itu, hubungan Cahya mulai membaik dengan Badai. Hingga tak disangka-sangka Badai mengungkapkan isi hatinya kepada Cahya tetapi Cahya belum siap menerima hal itu karena masih takut untuk memulai sebuah kisah cinta yang pertama kali dalam hidunya.
 “tau gak kalau gue itu sayang sama loe?” seru Badai dengan tiba-tiba
“ha? Apa? Ulangi perkataan loe sekali lagi” jawab Cahya dengan terkejut
“Gue sayang sama loe” kata Badai dengan keras
“Apaan sih loe, bercanda kan? Gue itu tau loe pasti gak serius” ujar Cahya
“Terserah deh” jawab Badai dengan pasrah
“Kalau dia sayang sama gue dia pasti akan ngejar gue” kata Cahya dalam hati
Semenjak itu Cahya mulai berfikir apa benar yang dikatakan Badai kepadanya serius dan bener-bener tulus dari hati. Ternyata apa yang dikatakan Cahya benar-benar terjadi, tanpa kenal lelah Badai terus mengungkapkan perasaannya kepada Cahya baik secara langsung atau tidak entah berapa kali Badai mengungkapkan isi hatinya. Tak terasa Cahya mulai luluh dengan semua yang telah dilakukan Badai. Hingga Cahya juga mengungkapakan isi hatinya tapi Cahya tak ingin berpacaran terlebih dahulu karna dia belum siap berpacaran untuk pertama kalinya.
Pembagian raport kenaikan kelas telah tiba waktunya dan itu artinya Cahya mempersiapkan diri beda kelas dengan Badai. Kenyataan itu terjadi Badai masuk di kelas XI 1 dan Cahya di kelas XI 2.
Bulan Juli....
Tepatnya tanggal 20, setelah 7 bulan Badai menanti akhirnya Cahya mengutarakan perasaannya dan untuk pertama kalinya dia menerima ungkapan cinta dari seorang cowok yang dulu ia benci. Serasa dua milik mereka berdua saat itu, banyak hal yang mereka lalui dari seneng susah bersama.
Tanpa disangka Badai jatuh sakit dan Cahya tidak tahu menanu tentang keadaan dia karna Badai tidak memberi kabar kepada teman apalagi dengan pujaan hatinya. Berita tentang Badai sakit mulai menyebar, tiba-tiba ada satu text message
From : Beloved Badai
maaf ya Cahya baru bisa kasih kabar, aku masih opname :)
miss you :*
Seketika hati Cahya seperti di tekan dengan kekuatan 100 joule. Dan malam itu juga Cahya menjenguk dia. Betapa senengnya Cahya bertemu dengan Badai yang hampir 2 minggu dia tidak melihatnya seketika rasa kangen rontok berubaha menjadi rasa senang, haru, bahagia jadi satu. 1 hari setelah Cahya menjenguk Badai, dia kembali menjenguknya karna hari itu kebetulan Cahya pulang lebih awal dan Badai tidak ada yang jaga. Cahya pun mennunggu Badai di RS yang cukup jauh dari rumah Cahya tapi dia tidak memikarkan rasa jauh itu yang ia pikir hanya Badai mungkin rasa sayang ini sudah dalam.
Beberapa hari kemudian Badai sudah diijinkan pulang dan dia memulai kembali aktivitasnya. Setelah melewati kisah yang begitu indah tiba- tiba Badai memutuskan Cahya hanya karna Cahya deket sama temen satu kelasnya bernama Dani, padahal mereka berdua hanya teman bercanda karena tempat duduk mereka berdekatan. Padahal Cahya juga tidak menuntut Badai untuk tidak berteman dengan cewek siapapun. Dan Cahya mengiyakan keputusan Badai. Mulai saat itu semuanya terasa berbeda tidak ada lagi ucapan morning good night untuk Queennya Badai dan juga ucapan morning good night untuk Princenya Cahya.
THE END
#Cerbung Part Three